Pada abad ke-17, Indonesia masih menjadi koloni Belanda. Pemerintah Belanda berusaha menguasai seluruh penjuru kepulauan ini dengan cara yang sangat tegas. Mereka memerlukan sumber daya alam dan manusia untuk meningkatkan kemakmuran Belanda.
scholarshipfarm.com : ANGKATOTO138 : Platform IDN Lotto Togel Terkini 2026 | Scan Via Slot Qris Resmi Mudah Maxwin – Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia di bawah Pemerintahan Belanda
Awal Perjuangan Kemerdekaan
Pada abad ke-19, gerakan perubahan di Eropa mulai membawa semangat kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Salah satu tokoh yang berperan besar dalam memimpin perjuangan kemerdekaan adalah Budi Utomo, organisasi sindikatilah yang diubah menjadi partai politik pada tahun 1908. Sama seperti bagaimana seorang atlet harus latih untuk bisa menang di ajang olahraga, penderitaan dan kesabaran para perjuangkan kemerdekaan Indonesia dibutuhkan berat.
Budi Utomo berusaha mengajukan penjara-penjarahan ke dalam dewan parlemen, tetapi hasilnya hanya punya hasil yang rendah. Sehingga mereka memutuskan untuk bergerak lebih cepat dengan cara melakukan gerakan pemberontakan. Gerakan ini tidak menimbulkan keseluruhan perjuangan kemerdekaan.
Perjuangan Kemerdekaan di Indonesia Bagian Utara
Pada tahun 1927, Indonesia bagian utara yang saat ini merupakan provinsi Jawa Barat, Sumatera Utara dan Irian Jaya, mulai berdiri dari bawah pimpinan Sutan Gunawan. Mereka mengajukan proposal untuk dibangun sebuah negara yang bebas di kalangan masyarakat suku Aceh.
- Gerakan ini diteruskan oleh Soekarno, Sukarno adalah tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia. Ia mengajukan program pemberdayaan rakyat dengan cara memperkenalkan konsep “Rakyat Merdeka”.
- Soekarno juga berusaha mewakili suku Aceh di antara para tokoh kemerdekaan Indonesia, dia dapat menemukan orang yang sama harapannya dalam perjuangan ini.
Pada tahun 1930-an, Indonesia mulai memperoleh kemerdekaannya. Tapi pada saat itu juga Belanda tidak ingin menyerah dan berusaha mengendalikan penjajahan. Pada tahun 1945, Indonesia diwakili oleh Soekarno dan Mohammad Hatta sebagai presiden pertama dan wakil presiden yang ditunjuk pemerintahan Belanda untuk mengadakan pemilihan umum.
0 Comments